Pencarian

Memuat...

Jumat, 26 April 2013

Kota Palembang Dalam Google Earth

Kali ini saya akan menjelaskan tentang cara menjelajahi dan melihat kota Palembang dengan tampilan 3D dengan menggunakan aplikasi Google Earth. Pertama-tama anda bisa mengunduh aplikasinya disini, setelah selesai proses unduh segera instal aplikasi tersebut dengan mengikuti langkah dan prosedur yang ada.

Jika instalasinya sudah selesai, jalankan aplikasi tersebut
Tampilan awal Google Earth.
Setelah aplikasi siap digunakan seperti gambar di atas, anda bisa mencari tempat yang anda inginkan dengan cara mengetikannya di kolom pencarian, contoh saja jika anda mengetikan Palembang maka  Google Earth akan mengarahkan tampilan ke Palembang.
Google Earth menampilkan kota Palembang.
Anda bisa bernavigasi kemanapun dengan menggunakan tombol yang tersedia di sudut kanan atas atau menggunakan mouse. Untuk menampilkan gedung atau bangunan dalam bentuk 3D anda harus mencentang Bangunan 3D (3D Buildings jika anda menggunakan dengan bahasa inggris) pada menu lapisan yang berada di sudut kiri, pada menu lapisan anda bisa mencentang semuanya jika ingin melihat informasi secara lebih rinci, seperti cuaca, jalan raya dan lain lain.
Lapisan / layer pada Google Earth.
Jumlah bangunan di Palembang yang bisa dilihat dengan 3D tidaklah banyak, hanya bangunan-bangunan terkenal yang 3D, seperti jembatan Ampera, Pasar 16, Monpera, Bundaran Air Mancur, jembatan Musi II dan lain sebagainya.
Jembatan Ampera
Pasar 16 Ilir
Monpera
Bundaran Air Mancur dan Masjid Agung SMB II
Kantor Walikota Palembang
Gelora Jakabaring

PT Pupuk Sriwijaya

Salah satu fitur menarik yang ada di Google Earth adalah dapat melihat citra historis dalam suatu tempat, misalnya kita bisa melihat kota Palembang dari langit, tahun 2000, 2001, 2002 , 2003, 2006 dan 2011, untuk defaultnya kota Palembang diset tanggal pencitraannya tahun 2006. Dengan fitur ini kita dapat melihat perubahan yang terjadi di kota Palembang hingga lebih dari satu dekade kebelakang.
Pada pencitraan tahun 2011 adanya masalah citra yang tertutup awan.
saat melihat lebih dekat maka akan seperti ini.

Gambar diatas adalah contoh ketidaksempurnaan citra dari 2011, akan tetapi dari ketidaksempurnaan yang ada pencitraan pada tahun 2011 memiliki warna yang lebih jernih dan lebih jelas dari citra 2006, dan selebihnya citra 2011 dapat diandalkan dalam melihat-lihat kota Palembang dari atas.


Fly Over Simpang Polda, Kualitas citra 2011 lebih terlihat bewarna dan detail.


Google Earth dapat diandalkan sebagai alat bantu dalam mencari nama jalan, alamat, tempat-tempat rekreasi yang sudah dikenal serta dapat memberikan rute jalan yang terbaik dilalui ke tempat tujuan, masih banyak lagi fitur-fitur yang ada di Google Earth yang belum saya bahas pada artikel ini.

Jika ada pertanyaan seputar Google Earth silahkan tinggalkan komentar pada kolom komentar dibawah ini.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar